From casegoods to millwork, from traditional to contemporary. Kalimat tersebut mewakili apa yang ada di dalam showroom furnitur yang berada di Kemang Selatan Raya, Jakarta Selatan ini. Saniharto, brand furnitur lokal yang mendunia ini, tidak hanya menawarkan kemewahan internasional dalam desainnya, namun turut mengeksplor karya para desainer Indonesia. Dan 16 tahun menjadi bukti eksistensi Saniharto di dunia manufacturing Indonesia.

About Saniharto

Saniharto yang dibangun 1990 ini, didirikan oleh empat bersaudara Enggalhardjo, Santoso, Yani, Harsono, dan Winarto. Dari keempat nama pendirinya inilah keluar nama Saniharto. Pada 1997, Saniharto mengalami pertumbuhan besar, saat ditugaskan menyediakan berbagai furnitur grup hotel terbesar di Indonesia. Pada tahun 2000, Saniharto telah berkembang dari sebuah perusahaan provinsi menjadi pemasok global dengan tenaga kerja lebih dari dua ribu karyawan.

Dengan latar belakang dan tenaga ahli yang dimiliki, Saniharto tidak hanya menyediakan berbagai produk display, namun juga custom made dengan dengan masa produksi empat bulan termasuk dengan instalasi. Namun bagi Anda yang ingin melihat berbagai koleksi terbaru Saniharto dapat mengunjungi showroom yang berada di Kemang Raya Jakarta Selatan. “Beberapa bulan ke depan kami juga akan bekerjasama kembali dengan karya desainer Indonesia,” ucap Carla Dellima, designer Saniharto.

Showroom Saniharto memiliki desain yang kerap berubah, tergantung momen yang berlangsung seperti Natal, Idul Fitri, ataupun saat ada koleksi baru. Kali ini Saniharto banyak menampilkan koleksi Tresna di dalam penataannya. Koleksi Tresna merupakan koleksi furnitur dengan desain feminin dan elegan berlabel Francine Lestari. Francine Lestari sendiri, merupakan label yang didesain dua desainer produk, Francine Denise dan Mudinta Lestari.

loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.