Distrik Gion merupakan sebuah distrik populer yang terletak di Kyoto, Jepang. Pada awalnya distrik ini dikembangkan di abad pertengah yang dibangun untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan dan pengunjung kuil. Distrik Gion di Kyoto terletak di sebelah timur sungai Kamo atau Kamogawa. Suasana di Gion sangat berbeda dengan tempat lain. Di sini bangunan tradisional masih sangat terawat dan menambah kesan eksentrik penuh budaya.

Selain menjadi pusat pariwisata yang menyajikan tempat-tempat eksotis bagi para wisatawan, distrik Gion juga banyak menawarkan berbagai macam tempat. Berikut mari kita bahas tentang apa saja yang wisatawan bisa lakukan saat menggunjungi distrik Gion di Kyoto.

1. Menikmati sajian khas Kyoto
Jalan utama di kawasan distrik Gion di Kyoto adalah Jalan Shijo, yang terbentang tepat di antara Kuil Yasaka dan sungai Kamogawa. Di sepanjang Shijo Avenue terdapat bermacam-macam toko yang menjual aneka produk lokal, mulai dari cemilan hingga kerajinan tangan yang unik untuk menjadi buah tangan. tempat lainnya ada di Hanami-Koji,  di sini tempatnya berbagai ryoutei yaitu restoran khas Jepang yang menyediakan aneka Kaiseki. 

2. Mengunjungi Pertunjukan Budaya di Gion Corner
Gion corner sebuah tempat yang khas di Jepang yang terletak di ujung jalan Hanami-koji. Di sini Anda dapat melihat upacara minum teh ala Jepang, seni merangkai bunga, melihat tarian tradisional khas Kyoto atau permainan komedi Kyogen dan Panggung Boneka yang ditampilkan bagi para wisatawan yang datang.

3. Mengujungi rumah teh
Distrik Gion banyak rumah-rumah tradional yang diubah menjadi tempat bisnis. Gion juga terkenal sebagai distrik Geisha. Geisha sendiri merupakan pekerjaan dengan level tinggi yang melayani pelanggan di toko-toko, restoran, dan rumah teh. Di rumah teh ini kita dapat ditemani olej para Geiko dan Maiko atau Geisha yang masih muda untuk menemani kita mencicipi secangkir teh.

4. Pergi ke Ryozen Kannon di Gion
Ryozen Kannon merupakan sebuah kuil dengan pemandangan alam yang sejuk. Memiliki patung Budha setinggi 24 meter ini, dibangun untuk mengingat para serdadu dan prajurit yang meninggal dalam perang dunia ke dua. Hal seputar sejarah zaman dahulu sangat kental ketika berda di sana.

Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.