Proyek pembangunan superblok Sakura Garden City di Jakarta Timur secara resmi mulai dibangun, Sabtu (21/7). Dimulainya pembangunan proyek ini ditandai dengan acara grounbreaking menara pertama, yaitu Tower Cattleya. Proyek ini merupakan hasil kerjasama tiga perusahaan, yaitu Daiwa House pengembang dari Jepang,  JOIN dari pemerintah Jepang, dan Trivo Group pengembang asal Indonesia.

Superblok Sakura Garden City berada di lahan seluas 10 hektar di Jakarta Timur. Nantinya proyek terdiri dari 12 menara kondominium, lifestyle mall, ruko, hotel, perkantoran, dan pusat F and B di dalam satu kawasan.

Tower Cattleya merupakan menara pertama dari Sakura Garden City yang didesain dengan segmen anak muda atau generasi milenial. Dimana desainnya dirancang lebih dinamis dan simpel dengan gaya yang kekinian. 

“Kami berkomitmen untuk membangun rumah impian dengan konstruksi yang berkualitas. Tower Cattleya menjadi menara pertama yang dirancang dengan membidik segmen wirausahawan muda, profesional, dan keluarga yang mencari kehidupan berkualitas,” jelas Nobuya Ichiki, Presiden Direktur PT Sayana Integra Properti.

Rencana proyek terdiri dari tahap 1 sampai 4 di luas lahan sekitar 10 hektar. Tahap 1 akan dimulai pada 2018, dan penyelesaian tahap 4 dijadwalkan pada 2024. Pengembangan empat bangunan apartemen dengan total 2.200 unit dan 90 unit ruko direncanakan untuk tahap 1. Tersedia desain unit tempat tinggal dari tipe studio hingga apartemen dengan tiga kamar tidur, dan tipe loft mulai dari 29.9 meter persegi sampai 176 meterpersegi.

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.