Kevin Nathaniel, masih muda, baru 23 tahun, namun ia sudah menjadi desainer interior dengan banyak karya, dan memiliki badan usaha dengan nama: Konseptura by Kevin Nathaniel.

Senang mendesain rumah keluarga
Kevin senang berinteraksi dengan orang lain. Sikap ingin tahu dan ingin berinteraksi dengan orang lainnya inilah yang membuatnya bisa mendapatkan proyek-proyek mendesain interior.  Agar tak “salah gaul”, Kevin senang berinteraksi dengan desainer-desainer top Indonesia seperti Roland Adam dan Yuni Jie. Ia bahkan acap kali berkorespondensi dengan desainer maupun seniman dari luar negeri. “Bagi saya penting menjalin hubungan dengan orang lain, karena bagaimana pun desainer kan tidak bisa bekerja sendiri. Kami harus kenal dengan pembuat furnitur, kontraktor, showroom-showroom, produsen atau distributor material, dan lain-lain. Dan dari desainer top itulah saya mendapatkan ilmu yang tidak sedikit,” kata Kevin.

Itulah sebabnya, meskipun belum memiliki kantor, Kevin sudah banyak mendesain interior ruang-ruang maupun bangunan-bangunan, bahkan karyanya sudah terpakai sejak ia belum lulus kuliah. Ia mendesain untuk berbagai peruntukan seperti kafe, rumah, apartemen, maupun kantor. “Karena masih baru, jadi saya mau saja mengerjakan interior untuk apa saja,” kata Kevin. “Tapi kalau boleh memilih saya lebih senang mendesain rumah, terutama rumah keluarga,” ungkap sulung dari tiga bersaudara ini.

Kevin sangat menyukai rumah tinggal atau living area. Baginya desain untuk tempat tinggal itu lebih menyentuh personality pemilik rumah. “Apalagi kalau mendesain kamar tidur. Wah saya suka sekali,” seru Kevin.  Mendesain interior rumah yang dihuni keluarga dengan beberapa anak sangat menantang bagi Kevin. “Menyatukan keinginan banyak pribadi dalam satu rumah itu sangat menantang, tapi seru,” tambah Kevin.

Pemburu lomba
Semuda ini, Kevin sudah memenangkan banyak lomba. Antara lain Bronze Award Nippon Young Designer Award tahun 2013, disusul Gold Award pada lomba yang sama tahun berikutnya, serta Silver Award Nomination dari Reka Baru Desain Indonesia di tahun 2014. Mulanya ikut lomba diakui Kevin karena tugas dari perguruan tinggi tempatnya menuntut ilmu, yaitu di Universitas Bina Nusantara (Binus). “Dosen saya, Pak Kris yang menyuruh mahasiswanya untuk ikut lomba pertama kali. Tapi karena nggak menang, saya jadi penasaran dan ingin ikut terus,” ujarnya sambil tertawa. 

Rubrik Lainnya
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.