Linoleum merupakan pelapis lantai yang biasa digunakan di rumah dengan menghadirkan motif dan warna yang beragam. Sebagian sumber mengklaim linoleum sebagai pelapis lantai yang paling hemat, ramah lingkungan, praktis, dan juga aman. Hal itu didukung karena linoleum terbuat dari minyak biji flax yang dicampur dengan tepung kayu atau serbuk gabus dan direkatkan pada media berbahan dasar dari kain berserat kuat atau kanvas.

Ada tiga jenis linoleum yang terdapat dipasaran yaitu jenis marmoleum, artoleum, dan walton. Perbedaan paling mendasar terletak pada segi motifnya. Marmoleum berasal dari kata marmer sehingga motif linoleum jenis ini warnanya menyerupai batu marmer atau warna-warna natural. Artoleum.

Sementara itu, Artoleum yang awalnya fokus pada corak kayu, kini mulai emrambah corak batu alam dengan berbagai warna. Sedangkan jenis linoleum walton lebih mengandalkan tekstur seperti kulit binatang dan motif-motif modern seperti serat kayu, beton, dan desain kontemporer. 

Linoleum memiliki sifat elastis, sehingga mudah pemasangannya, sangat mudah dibersihkan dan tidak mudah terbakar. Bahannya yang elastis ini ternyata juga anti rayap, sehingga lebih awet dari lantai parket yang berpori. Dalam pemasangannya juga semua jenis linoleum dapat dipadupadankan. Bahkan untuk mendapat desain dan bentuk lantai yang diimpikan, kita bisa memotong-motong material sesuai keinginan.

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.