Sebagai ruangan yang menjadi impresi pertama di dalam rumah, ruang tamu sebaiknya dirancang menjadi area yang spesial. Area yang menjadi terjemahan selera dan gaya pemilik rumah. Ruang tamu di banyak rumah lokal memang seperti sudah memilki template yang jamak.

Padanan sofa, meja kopi, dan mungkin sebuah lemari pajang adalah elemen yang paling lazim. Namun, ada kalanya interior ruang tamu juga perlu di-relayout. Kapan dan bagaimana Anda harus melakukannya?

Mengakomodasi fungsi
Ruang tamu secara umum memang hanya difungsikan sebagai area penerimaan yang formal dalam rumah. Fungsi ini membuat ruang tamu seringkali hanya dipadankan sebagai area yang jarang tersentuh dan difungsikan secara optimal.

Di banyak rumah lokal, tetamu yang datang biasanya terbagi menjadi dua tipe. Mereka yang lebih akrab akan langsung diarahkan ke ruang keluarga atau ruang makan, sedangkan mereka yang belum begitu akrab akan diterima di ruang tamu.

Dalam menyampaikan fungsi itu, biasanya ruang tamu akan menjadi pilihan terakhir untuk diredekorasi atau di-relayout. Namun, jika dilihat dari perspektif desain interior, ruang tamu justru idealnya menjadi elemen interior yang patut diperhatikan.

Ruang tamu merupakan representasi dari selera dan gaya pemilik rumah. Ruang tamu bisa dijadikan sebagai area pajang sekaligus ruang koleksi. Ruang tamu juga lazim digunakan sebagai area serbaguna saat harus menerima tamu dalam jumlah banyak.

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.