Rumah karya arsitek Alexis Dornier berada di lahan berkontur di keindahan pemandangan Ubud Bali yang sudah terkenal itu. Ia ingin agar orang yang berada di dalam rumah ini bisa menikmati pengalaman ruang secara tiga dimensi. Alexis Dornier juga membuat benda-benda artistik di rumah ini untuk bisa terkespos lebih luas. Kita bisa melihat lukisan, karya fotografi, benda-benda abad pertengahan, hingga kerajinan kayu tradisional Bali mendapat ruang untuk menunjukkan diri mereka.

Gallery House

Sinar matahari pun bisa menembus hingga ke living room di lantai dasar. Living room memang tempat yang pas untuk bersantai. Deretan sofa empuk berwarna-warni dari Roche Bobois akan menjadi tempat yang nyaman untuk sekadar bermalas-malasan atau membaca buku sambil memandangi rimbunnya hutan di balik jendela.

Dua kamar tidur tamu yang dilengkapi kamar mandi berada di bawah lantai living room dan bisa diakses melalui tangga putar. Tangga ini pula yang mengantar kita menuju lantai mezzanine yang terpisah menjadi dua bagian. Satu di atas living room, dan satu lagi yang berukuran lebih luas berada di atas ruang makan.

Karena kondisi lahan yang berkontur, lantai mezzanine yang lebih luas menjadi satu level dengan bagian yang lebih tinggi pada lahan seluas 450 meter persegi ini. Di sini terdapat teras kayu untuk berjemur, lengkap dengan kolam renang sepanjang lebih dari 12 meter. Ruangan yang berada di depan kolam renang ini adalah kamar tidur utama. Di kamar inilah satu lagi saka guru antik menjadi pusat dari massa bangunannya, seperti di kedua tempat sebelumnya.

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.