Sebuah pertanyaan dari pembaca, Iwan di Tangerang, tentang desain studio musik di rumah. Pertanyaan tersebut dijawab oleh arsitek, Yudhi Yogaswara ST. Berikut ini artikel tanya - jawab nya.

Pertanyaan:

Dear Arsitek, 

Hobi saya memainkan alat musik dan mendengarkan beragam aliran musik. Karena itu saya ingin membuat studio musik di rumah. Apa saja yang perlu saya siapkan dalam membuat studio musik di rumah? Mohon sarannya!

Iwan, Tangerang
Jawaban 

Jawaban:

Dear Pak Iwan,

Untuk mendesain dan membuat studio musik di rumah, harus memiliki area atau ruang khusus untuk membuat studio. Ruangan tersebut sebaiknya berbentuk persegi panjang, dengan ukuran 3x4 meter, 3x5 meter atau 4x5 meter, tergantung seberapa lengkap alat musik dan sound system equipment yang dimiliki.

Namun, sebaiknya hindari ruangan yang berbentuk bujur sangkar (segi empat) untuk meminimalisir pantulan suara dalam ruangan. Jika ingin membuat studio musik yang serius untuk disewakan, perlu ada tambahan ruang sekitar 1,5x3 meter untuk ruang mixer. Ketinggian plafon yang cukup nyaman untuk studio musik minimal 2,5–2,7 meter.

Garasi atau gudang yang tidak terpakai merupakan ruang yang bisa dijadikan studio musik. Apalagi jika untuk disewakan, posisi garasi biasanya di depan rumah, membuat penyewa lebih mudah mengakses studio musik tersebut. Selain itu, privasi penghuni rumah juga tidak terganggu, karena penyewa tidak perlu melewati akses yang dipakai penghuni rumah ke ruang dalam.

Apabila ruangan yang dimiliki cukup besar (lebih dari 4x5 meter), Anda dapat menambahkan sofa atau tempat duduk dengan meja sebagai ruang tunggu atau pun tempat istirahat pemain agar nyaman berada dalam studio.

Karena harus kedap suara, ruang studio harus memakai AC dan dilapisi peredam, baik dinding, pintu, maupun lantai. Peredam yang cukup praktis digunakan adalah mempertebal dinding tembok dengan dinding gypsum dan rangka hollow, yang di dalamnya diisi rockwool untuk meredam suara. Kemudian lapisan luar dinding dilapisi karpet.

Untuk lantai bisa menggunakan karpet ataupun lantai bahan kayu, atau Vinil untuk menghindari bahaya kesetrum jika listrik korsleting. Sebaiknya berkonsultasi dengan ahli akustik studio dan ahli sound system untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Semoga membantu!

Terima kasih 
Best regards, 
Yudhi Yogaswara ST
Arsitek 
 

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.