Kompor listrik merupakan kompor generasi atau jenis terbaru. Tidak mungkin kompor ini diproduksi kalau tidak memiliki kelebihan dibanding beberapa jenis kompor pendahulunya. Nah, mengutip berbagai sumber, berikut adalah beberapa keunggulan kompor listrik dibanding kompor lainnya. Semoga bermanfaat dan bisa jadi bahan pertimbangan dalam menentukan jenis kompor mana yang akan dipakai di rumah.

Desainnya up to date
Kebanyakan rumah sekarang menerapkan desan atau gaya dekorasi modern dan minimalis. Kompor listrik pun umumnya memiliki gaya seperti itu, serta memiliki ukuran yang lebih ramping dibanding jenis kompor lainnya. Sehingga, kompor tersebut akan serasi dengan kebanyakan rumah saat ini. Tampilannya yang elegan juga bisa meningkatkan estetika rumah, khususnya dapur yang menjadi tempat kompor itu berada.

Punya berbagai fitur canggih
Bukan bentuknya saja yang modern, tapi kompor listrik juga dilengkapi dengan beragam fitur canggih. Fitur-fitur ini tentu akan memudahkan pengguna dalam melakukan kegiatan memasak. Adapun beberapa fitur yang umumnya terdapat pada kompor listrik antara lain:

-Timer : berfungsi mengatur berapa lama kompor akan dinyalakan.
-Boost : menaikkan suhu untuk memasak yang lebih cepat.
-Automatic pan size : berfungsi untuk mendeteksi ukuran dan bentuk alat masak yang diletakkan di atas kompor.
-Safety shut off : membuat kompor otomatis mati ketika air atau masakan sudah mendidih.

Panas lebih merata
Sudah pasti panas yang dihasilkan kompor listrik lebih merata dibanding jenis kompor lainnya. Itu karena kompor ini memiliki permukaan tungku yang pipih. Permukaan itu akan membuat panci, wajan, atau yang lainnya menempel dan mendapat panas yang sama. Kendati demikian, kondisi ini tidak membuat bagian bawah panci maupun wajan jadi hitam. Tidak ada api keluar yang bisa menyebabkan hal itu terjadi.

Rubrik Lainnya
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.