Selain rumah, tempat bekerja atau kantor juga tak luput dari perhatian feng shui. Makanya, ilmu topografi asal Tiongkok itu memiliki aturan atau konsep yang baik terkait penataan tempat kerja. Tujuannya tidak lain agar kantor yang bersangkutan memiliki energi positif, harmonis, dan membawa keberuntungan bagi semua pihak—baik pemilik, karyawan, maupun perusahaan itu sendiri.

Melanjutkan artikel sebelumnya, berikut adalah cara mendesain bangunan atau gedung kantor yang baik menurut feng shui.

Ventilasi dan kesehatan

Dalam ilmu feng shui, sebuah gedung atau bangunan kantor harus memenuhi unsur kesehatan. Maka dalam hal ini, beberapa faktor penunjang kesehatan penghuni gedung harus diperhatikan. Seperti centilasi, misalnya. Area sirkulasi udara ini jumlahnya harus sesuai dan ada di setiap bagian. Dengan ventilasi yang memadai, penghuni gedung akan lebih mudah dalam menikmati udara segar di dalam gedung. Ventilasi juga tetap harus dihadirkan meski sebagian besar ruangan di gedung menggunakan AC.

Pencahayaan

Pencahayaan juga penting diperhatikan. Cahaya alami mendukung aliran yang lebih positif. Itu adalah salah satu manifestasi energi terkuat. Jadi, biarkan penutup jendela dan gorden terbuka pada siang hari, dan gunakan lampu atau lilin untuk menerangkan ruang terbuka.

Pemilihan warna

Jika dalam artikel sebelumnya telah disarankan untuk menggunakan warna-warna cerah, pada poin kali ini akan dijelaskan lebih detail terkait pemilihan warna pada bangunan kantor. Warna memang jadi hal yang sangat diperhatikan feng shui karena memainkan peranan yang sangat penting. Salah satunya adalah memengaruhi mood orang yang ada di dalam kantor tersebut.

Dalam hal ini, beberapa warna seperti emas, perak, dan merah bisa jadi pilihan. Emas mendukung kemakmuran, perak mewakili keamanan, dan merah untuk kekayaan. Tarik hasil yang diinginkan dengan menerapkan warna yang cocok di ruangan kerja.

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.