Daripada patio, orang Indonesia lebih akrab dengan istilah halaman. Ya, dua hal ini memang sama jika dilihat dari fisiknya. Namun dari posisi atau penempatannya, kedua istilah di atas memiliki perbedaan. Patio lebih kepada halaman atau taman di tengah rumah, sedangkan halaman yang umumnya kita dipahami adalah area hijau atau taman di luar rumah.

Perbedaan ini muncul karena patio awalnya digunakan di negara-negara yang iklimnya berada dalam pengaruh padang pasir besar, seperti di negeri-negeri (berbahasa) Arab. Di sana, satu-satunya cara untuk memiliki taman adalah dengan membuatnya di tengah rumah. Di lokasi itu, taman tersebut terlindung dari keringnya iklim gurun. 

Jika dilihat dari sejarah dan fungsi awalnya, maka patio akan sangat tepat digunakan atau diterapkan pada rumah modern, khususnya apartemen atau hunian vertikal yang tidak memiliki halaman di bagian luarnya. Dengan adanya patio berikut tanamannya, tempat tinggal pun akan terasa lebih segar. Patio juga bisa jadi oasis bagi rumah yang berlokasi di kawasan pemukiman padat.

Adapun beberapa fungsi lain dari patio adalah: 
-Menambah keindahan dan kenyamanan dalam rumah.
-Menyatukan dengan cara memasukkan alam terbuka ke dalam rumah.
-Menyerap cahaya matahari sebanyak-banyaknya ke dalam rumah.
-Meningkatkan aliran angin dalam rumah.
-Menciptakan pemandangan taman di dalam rumah.

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.