PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti), saat ini tengah mengembangkan lahan seluas 176 hektar, untuk kawasan hunian. Lahan yang berada di daerah Mustikasari Kota Bekasi ini, akan dibangun menjadi kawasan hunian bernuansa hijau, Familia Urban. Sebagai langkah awal pembangunan, Timah Properti terlebih dahulu menghijaukan kawasan dengan menanam 1.000 pohon Trembesi. Simbolisasi penanaman pohon dilakukan pada Sabtu (29/4).

Chrishandono Heswadhi, Manager Realti Familia Urban mengatakan, “Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bukti komitmen kami, bahwa Timah Properti tidak hanya membangun dan berbisnis, tetapi juga memikirkan bagaimana kawasan Bekasi dimasa mendatang, berapa puluh tahun lagi. Dengan menanam 1000 pohon untuk Bekasi, kami berharap bisa berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan di Bekasi.”

1.000 pohon trembesi ini akan ditanam secara bertahap di kawasan Familia Urban. Pemilihan jenis pohon trembesi ini didasarkan pada pertimbangan, bahwa pohon ini memiliki kekuatan untuk menyerap air yang cukup tinggi, serta memiliki daun yang cukup lebat, sehingga sangat cocok untuk kegiatan penghijauan.

“Dengan luas kawasan 176 hektar yang akan ditanami 1.000 pohon trembesi, serta tanaman lainnya, yang akan menjadikan Familia Urban sebagai sebuah kawasan yang rindang dan hijau. Ini semua sesuai dengan konsep kawasan yaitu kami ingin membangun sebuah kawasan yang benar-benar bermakna sebagai rumah yang sesungguhnya, yaitu sebuah rumah yang ideal untuk tumbuh dan berkembangnya anak-anak.” ujar Chrishandono.

Kegiatan penanaman pohon yang dilakukan bersamaan dengan pembukaan Marketing Gallery Familia Urban ini akan menjadi titik awal bagaimana kawasan ini akan menjadi hijau. Kawasan yang dibangun dalam beberapa cluster ini sudah mulai dipasarkan dalam beberapa tipe. Dengan harga kisaran Rp 500 jutaan, konsumen sudah bisa mendapatkan hunian yang hijau, desain yang unik, lingkungan yang asri, dan yang pasti akan mendapatkan halaman, yang bisa mendukung untuk tumbuh kembang anak.

Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.