Meski tidak terlalu sulit, namun ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum bisa menentukan pompa air yang cocok untuk di rumah. Beberapa hal itu adalah kedalaman air, jenis pompa yang dibutuhkan, dan spesifikasi pompa. Di samping itu, masih ada hal lain yang juga wajib untuk diketahui, yakni voltase dan daya listik, tinggi tower, serta pemutus arus. Berikut penjelasannya.

Voltase dan daya listrik
Pilihlah pompa yang cocok dengan voltase rumah Anda. Selain itu, perhatikan juga daya listrik yang dibutuhkan pompa, dan sesuaikan juga dengan kondisi di rumah Anda. Hal ini demi mencegah listrik down dan bisa membantu menghemat konsumsi listrik.

Pompa untuk sumur dangkal umumnya berdaya listrik 125 – 200 watt, sedangkan semi jet pump berdaya listrik 100 – 250 watt. Daya listrik lebih besar bukan berarti bisa menghisap lebih dalam, melainkan berhubungan dengan besarnya kapasitas/ volume air yang dikeluarkan pompa per jam. Hal ini berbeda dengan pompa jenis jet pump, di mana daya listrik yang besar mempunyai daya hisap lebih dalam.

Ketinggian tower
Perhitungkan juga ketinggian tower atau seberapa tinggi air akan disalurkan. Hal ini berkaitan dengan spesifikasi pompa, dan biasa disebut dengan “Total Head”. Daya dorong ikut dipengaruhi oleh seberapa kedalaman daya hisapnya. Makin pendek daya hisap, maka semakin jauh daya dorongnya. Maka itu, usahakan untuk menempatkan posisi mesin pompa dengan sumur serendah mungkin.

Pemutus Arus
Pilihlah pompa yang motornya dilengkapi circuit breaker atau thermal protector. Fitur ini berfungsi untuk memutus arus listrik saat beban pompa berlebihan. Hal ini akan membuat pompa akan berhenti secara otomatis jika terlalu panas, sehingga tidak terbakar.

Rubrik Lainnya
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.