Membangun rumah bukanlah tindakan yang bisa dilakukan secara asal-asalan. Butuh berbagai macam pertimbangan dan perencanaan karena proses ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Minimal, biaya Rp 50 juta bisa habis untuk membangun rumah yang sangat sederhana. Tapi, apa benar bisa membangun rumah dengan anggaran Rp 50 juta?

Mengutip Ilmu Rumah, membangun rumah dengan anggaran sebesar itu nyatanya bisa dilakukan. Terpenting, pemilik memegang prinsip “yang penting bisa dihuni”. Prinsip itu perlu karena rumah yang dibangun dengan anggaran Rp 50 juta bukanlah rumah yang besar. Kendati demikian, rumah itu tetap bisa nyaman untuk ditempati.

Membangun hunian dengan biaya Rp 50 juta juga berarti mendirikan rumah tumbuh. Sehingga ketika memiliki biaya lebih di lain waktu, rumah tersebut bisa direnovasi atau ditambah bangunannya sehingga lebih besar dari sebelumnya. Supaya lebih jelas dan tahu rumah seperti apa yang bisa dibuat dengan biaya sebesar itu, simak penjabaran berikut ini!

Ilustrasi bangun rumah biaya 50juta

Jika harga per meter persegi rumah dengan dinding batu bata yang sudah di-finishing lantai keramik dan plafond gypsum adalah Rp 2 juta, maka dengan dana Rp 50 juta Anda dapatkan tempat tinggal seluas 25 meter persegi. Jadi, Anda bisa membangun rumah dengan ukuran 5m x 5m, atau ukuran lainya yang luasanya kurang lebih 25 meter persegi. Cukup kecil memang. Tapi ingat, ini adalah rumah tumbuh yang suatu saat bisa dibuat lebih besar dengan dibangun secara bertahap. Terpenting, bisa dihuni dahulu.

Dinding
Dinding bagian luar bisa dipasang batu bata dengan finishing plester atau aci, dan dilapisi cat agar aman serta tidak mudah rusak. Sedangkan dinding sisi dalam cukup memakai penyekat ruangan kalsiboard rangka kayu atau baja ringan, yang biayanya lebih murah serta tidak perlu diplester dan diaci.

Atap
Rangkanya bisa dari baja ringan yang lebih murah dan awet dibanding kayu, sedangkan penutup atapnya bisa pakai galvalum. Jangan lupa beri peredam agar tidak berisik saat hujan.

Lantai
Bisa dipasang keramik yang harganya murah saja (kualitas standar), atau cukup dipasang karpet lantai.

Plafond
Jika rangka atapnya bagus, maka tidak perlu dipasang plafond, tapi bisa juga ditutup dengan gypsum rangka besi hollow.

Kuncinya, dalam membangun rumah dengan budge terbatas, Anda harus membuat gambar rumah terlebih dahulu. Dari situ, Anda bisa memperkirakan budget yang diperlukan. Anda juga bisa menggunakan material bangunan dengan kualitas standar untuk material pelengkap seperti keramik. Terakhir, gunakan tukang bangunan ahli yang produktivitasnya bagus. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi pembengkakan biaya pembayaran upah tenaga.

Rubrik Lainnya
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.