Ada berbagai jenis material atau bahan baku pintu. Penentuan atau pemilihan material ini berdasarkan fungsi serta keindahan yang ingin ditampilkan dari pintu itu sendiri. Maka itu, sebelum memasang pintu di rumah, baiknya tentukan jenis material pintu yang sesuai dan mampu mendukung konsep desain hunian itu sendiri. Adapun beberapa jenis material pintu yang dapat dipilih dan digunakan antara lain : 

Kaca
Selain kayu, baja, dan fiberglas yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, ada jenis material lain yang juga dapat dijadikan sebagai pintu, yakni kaca. Tapi ingat, pintu kaca hanya digunakan untuk interior. Pintu kaca mampu menghadirkan efek transparan yang berbeda dalam ruangan. Pintu ini sering kita temui digunakan dalam kamar mandi, serta partisi atau pintu geser yang berfungsi sekaligus sebagai jendela. Penggunaan pintu kaca juga terlihat menawan untuk pintu teras.

Vinyl
Dulu, pintu vinyl/ PVC sangat terkenal dan digunakan untuk pintu kamar mandi karena tahan terhadap air. Namun sekarang, pintu vinyl mempunyai desain yang beragam dan cukup apik untuk ruang lain.

Aluminimum
Banyak digunakan sebagai rangka pintu kaca dan pintu pengaman yang dipasang di sisi luar. Dengan harga yang sangat terjangkau, pintu aluminum dapat diperoleh dengan desain yang menarik dengan finishing cat. 

Logam hollow
Logam hollow lebih berat daripada aluminium, dan sering digunakan sebagai material untuk pintu pengaman (biasanya terletak di sisi luar sebagai pengaman pintu masuk yang terletak di dalam). Logam hollow di Indonesia terkenal dengan istilah besi holo, material yang relatif tahan lama. Finishing cat yang berkualitas menjadi perhatian penting karena logam hollow bisa berkarat di sisi bawah.

Rubrik Lainnya
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.