Pintu merupakan salah satu komponen utama pembangun rumah. Dikatakan utama karena tidak mungkin sebuah rumah dibangun tanpa memiliki pintu. Pintu jadi sarana keluar-masuknya orang ke dalam rumah atau salah satu ruangan di dalamnya.

Dilihat dari fungsinya, pintu pada rumah umumnya berjumlah lebih dari satu dan diletakkan di beberapa bagian—baik di dalam maupun luar rumah. Karena hal ini, keberadaan pintu pada setiap bangunan dituntut untuk mempunyai fungsi lain, yaitu sebagai elemen estetika yang mendukung konsep desain rumah. Kemudian, fungsi ini membuat pintu dibuat dari berbagai jenis material yang antara lain:

Kayu
Pintu kayu sering kita lihat dalam interior rumah. Kayu sangat disukai karena awet dan tahan cuaca panas serta dingin. Material kayu sangat fleksibel, bisa di pintu depan, pintu kamar, bahkan pintu kamar mandi dengan ukuran luas.

Harga pintu kayu relatif terjangkau selama kayu yang dipakai tidak mempunyai nilai seni seperti motif guratan kayu yang unik, atau kayu yang diperoleh dari pohon langka atau yang berumur tua dengan diameter lebar.

Baja

Di Indonesia, pintu baja jarang dipakai dalam interior rumah—walaupun sebenarnya material ini bisa digunakan untuk interior maupun eksterior. Pintu baja membutuhkan finishing yang bagus karena sangat resisten terhadap cuaca. Dari sisi harga, pintu baja lebih mahal dibandingkan pintu kayu.

Fiberglass
Jika Anda mempunyai budget terbatas, pintu fiberglass bisa menjadi alternatif. Pintu jenis ini mempunyai daya tahan yang lama, dan material ini mampu memberikan banyak desain yang menarik sesuai dengan fungsi dan konsep rumah. Pintu fiberglass pun mampu menghadirkan motif kayu dan molding dalam desainnya yang cantik digunakan sebagai pintu dalam.

Rubrik Lainnya
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.