Selain jenis ruangan, hal lain yang perlu diperhatikan dalam membuat ruang penyimpanan anggur adalah suhu. Ini penting karena berkaitan dengan proses fermentasi anggur itu sendiri. Sedikit kesalahan dalam membuat ruang penyimpanan anggur, maka suhu yang dihasilkan di dalam ruangan pun akan berbeda. Sementara berbeda suhu, berbeda pula kualitas anggur yang dihasilkan.

Suhu ideal ruang penyimpanan anggur adalah antara 7-18 derajat celcius, atau 13 derajat celcius bila anggur disimpan dalam gua seperti yang dilakukan masyarakat Eropa pada abad pertengahan. Suhu 13 derajat celcius adalah suhu ideal untuk menyimpan anggur dalam jangka pendek, maupun jangka panjang. 

Bagaimanapun, waktu yang dibutuhkan anggur untuk berfermentasi tidak sama. Pada suhu 14 derajat celcius atau lebih, anggur akan berfermentasi lebih cepat dan bisa terjadi reaksi lain yang mengubah cita rasa. Sedangkan anggur yang terpapar oksigen berlebihan, akan terasa pahit saat diminum. Oleh karena itu, pintu ruang penyimpanan anggur sebaiknya tidak dibiarkan terbuka terlalu lama. 

Dinding dan atap ruang penyimpanan anggur yang dibuat di dalam rumah baiknya dilapisi dengan vapor barrier (penghalang uap air). Ini untuk menjaga agar ruangan tidak terlalu lembab. Setelah itu, dinding juga harus dilengkapi dengan insulasi panas. Sehingga, suhu ruangan penyimpanan anggur tetap hangat di musim dingin atau hujan meski tanpa perangkat pemanas ruangan sekalipun.

Rubrik Lainnya
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.