Penggunaan batu alam sebagai ornamen rumah memang sudah banyak digunakan. Ornamen ini umumnya diterapkan pada dinding, lantai, dan pilar rumah. Tekstur serta warna batu alam yang sangat beragam, membuat elemen tersebut diminati khalayak. Terlebih, ornamen ini biasa diterapkan untuk eksterior maupun interior rumah.

Namun perlu diingat, dalam menerapkan ornamen batu alam, pemilik rumah harus berhati-hati. Utamanya dalam hal pemasangan, harus benar-benar diperhatikan agar ornamen ini bisa awet dan tampil maksimal dalam mempercantik hunian. Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan itu antara lain:

(Baca juga : DIY : Membuat Sofa dari Kayu Palet Bekas)

1. Sifat batu

Batu alam memiliki dua jenis sifat, yaitu solid dan non-solid. Batu solid umumnya untuk elemen eksterior maupun interior, di mana jenis batu ini memiliki sifat fisik yang padat, kuat, keras, dan tidak mudah patah. Sedangkan batu alam non-solid, banyak digunakan pada bagian interior rumah. Karakteristik batu non-solid antara lain lembut, mudah dibentuk, dan bersifat porositas. Batu ini mudah menyerap air dan terdapat celah-celah udara sehingga batu mudah berlumut.

2. Serasikan dengan gaya rumah

Serasikan batu alam dengan gaya atau tema rumah Anda. Apakah itu bergaya minimalis modern, Eropa klasik atau Mediterania, tropis, atau tradisional modern. Soalnya, setiap gaya memerlukan jenis dan dekorasi batu alam yang berbeda. Ini agar tampilan batu alam serasi dan hunian bisa cantik maksimal.

Rubrik Lainnya
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.