Budi Pradono dipilih sebagai arsiteknya setelah melalui ‘semi kompetisi desain’ dengan beberapa arsitek lain dari luar negeri untuk membuat sebuah rumah di kawasan Seminyak, Bali. Tanah ini milik pasangan warna negara Australia, yang menginginkan rumah untuk liburan jika datang ke Bali, juga sebagai rumah yang bisa disewakan. Rumah ini dinamakan Villa Issi.

Contemporary Balinese House

Permintaan dari klien tidak terlalu rumit. Mereka memercayakan sepenuhnya pada Budi Pradono, arsiteknya. “Karena proyeknya di Bali, maka saya berangkat dari konsep tata ruang Sanga Mandala yang dipakai dalam arsitektur tradisional Bali. Lahan dibagi menjadi zona utama, madya, dan nista,” ujar Budi Pradono, Founder dan Principal dari Budi Pradono Architect.

Pria lulusan Berlage Institute di Rotterdam ini juga tidak melupakan zona natah, area kosong yang berada di tengah-tengah. Budi Pradono menghadirkan area ini dalam bentuk kolam renang agar konsep Bali yang dianut bisa lebih diterima masyarakat modern. “Kami menjadikan kolam renang ini sebagai ‘communication device’. Sebuah tempat berkumpul dan berkomunikasi bagi para tamu yang tinggal, berada di tengah-tengah area publik seperti dining room, pantry, dan dapur,” jelas Budi Pradono.

Program ruang villa Issi sangat berbeda dengan umumnya hunian di Indonesia. Budi meletakkan dapur pada bagian depan bangunan. “Kami meletakkan pantry dan dapur di bagian depan, karena pertimbangan kemudahan aktivitas di dalamnya. Mereka harus rutin membuang sampah setiap hari, jadi akan lebih mudah kalau area servis ada di bagian depan bangunan,” ujar Budi Pradono. Nama villa Issi sendiri diambil dari kara ‘isi’, yang berarti tidak kosong. Pemilik villa ini sendiri yang memilih nama tersebut.

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.