Pasangan magician dan pelukis pasir, Denny Darko dan Vina Candrawati, tinggal di sebuah rumah di Tebet, Jakarta Selatan.  Fasad rumah Denny-Vina terlihat seperti kotak melayang. “Fasad terinspirasi dari bangunan desain arsitek Jepang, Tadao Ando. Dibuat dengan konsep massa bangunan melayang, tidak menyatu dengan penyangganya,” kata Denny.

Interior pun disesuaikan. Dinding tidak menyatu dengan lantai dan plafon, lalu dilengkapi lampu tersembunyi. Ruang jadi terlihat sangat artistik saat lampu tersembunyi dinyalakan. “Interior kami tata sendiri karena latar belakang pendidikan kami adalah desain interior. Saat itu saya dosen, Vina mahasiswinya,” kata Denny. “Tapi untuk penataan rumah ini saya hanya kebagian bikin gambar 3D karena saya 'mahasiswi'-nya,” kata Vina. 

Pintu kaca sebagai pintu utama dilengkapi tirai gulung yang bisa menjadi penghalang pandangan saat dibutuhkan. Memasuki pintu utama, ruang berdinding bata dengan dua kursi merah yang disebut Denny, teras. “Teras ini ruang bersama. Jika tim saya datang, kami briefing di sini. Para asisten rumah tangga juga nonton televisi dan terima tamu di sini,” kata Denny.

Sebuah meja berkaki tersembunyi dalam kabinet televisi, dibuka saat briefing berlangsung. Teras atau ruang bersama bersebelahan dengan dapur. Kitchen set bentuk L dengan hiasan lampu gantung merah  mengisinya. Denny berencana memasang pintu pembatas kedua ruang ini.

“Jika ada tamu perokok, pintu pembatas saya tutup sehingga tidak mengganggu asisten rumah tangga yang beraktivitas di dapur,” alasannya.  Di sudut lantai dasar ini ada ruang terbuka sebagai sarana penghawaan sehingga sirkulasi udara bisa berlangsung baik. 

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.