Alex Damar, arsitek dan Ratna Darmawan, lighting designer SSA lighting berbagi cerita proses perencanaan dan perancangan proyek yang mereka kerjakan. Berawal dari mewujudkan keinginan owner yang ingin inner courtyard meski lebar rumah hanya 16 meter. Dan soal bagaimana Ratna Darmawan menyelaraskan seluruh rumah dengan penataan lighting.

Design Story

Alex  Damar mendesain fasad dengan menggunakan material kayu dan batu, serta memberikan permainan di bidang horizontal dengan komposisi random. Salah satu konsep proporsi untuk membuat rumah selaras dengan lingkungan sekitar. Desain khas dari rumah ini terletak pada ramp sebagai akses ke dalam rumah.

Ramp sepanjang tiga meter dengan bentuk memutar adalah ide Alex Damar untuk memberi kenyamanan bagi orang tua. Secara mengejutkan,  ramp membuat taman depan tampak lebih dinamis dengan permainan elevasinya. Foyer sekaligus ruang tamu kecil adalah ruang pertama yang dijumpai saat memasuki rumah ini.

Alex Damar mendesain divider dari laser cut antara foyer dengan area kolam. Area kolam ini membagi bangunan menjadi dua bagian, area ruang keluarga di kiri dan ruang tidur utama di kanan. Kedua bangunan ini berujung di ruang makan. Selain arsitektur dan pembagian setiap ruang di dalamnya, yang paling menarik dari rumah ini yakni penataan lighting yang dilakukan Ratna Darmawan sebagai lighting designer.

Rubrik Lainnya
loading...
Leave Comments
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi home.co.id. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.