Publik lebih mengenalnya sebagai Alex Bayu katimbang memanggil atau menuliskan namanya secara lengkap, Alex Bayusaputro. Memutuskan untuk tinggal sendiri di negeri Paman Sam, di usia yang sangat muda, 14 tahun. Cita-cita sebagai pelukis boleh saja kandas, tetapi ia menemukan dunia design yang masih berkaitan erat dengan jiwa seninya.

Lulus dari B.F.A. In FIT New York pada 1992, Alex nekat mendaftar sebagai senior designer di associate milik kakak kelasnya di kota yang sama. Dua belas tahun tinggal di kota Big Apple, membuatnya ingin merasakan atmosfer kerja yang beda. Ia menjadikan kota tetangga, Singapura sebagai basecamp baru dengan bekerja di dua tempat, Steven J. Leach and Associates (1995-1999) dan Suying Design(1999-2003). Sampai saat ini, Alex masih sering bolak-balik Jakarta-Singapura karena Genius Loci (GL). Perusahaan yang didirikannya bersama Benjamin Joseph Kim.

Di GL, Alex Bayu incharge sebagai Founder and Managing Partner, Creative Director Indonesia and China. Berbekal pengalaman 18 tahun di dunia desain, kedua partner GL ini sepakat bekerjasama hingga kini. Beberapa proyek yang ditangani secara personal oleh salah satunya adalah menjadi bagian tim desain untuk proposal Kansai Airport Jepang dan pelatihan di car manufacturer AUDI (Singapore) untuk mengimplementasikan identitas perusahaan yang baru, yaitu the Audi terminal and Total driving experience.