Tertarik dengan bidang mikrobiologi dan sempat ingin menjadi dokter setelah lulus SMA, pria ini mengambil jurusan arsitektur ketika kuliah  di Illinois Institute of Technology dan kini bekerja sebagai desainer interior. Hidup di negeri orang membuat Hamphrey muda betah. Kuliah sambil magang dilakoninya selama 1,5 tahun. Seiring waktu, ia merasa tantangan berkurang. Hampir delapan tahun bekerja di Amerika, ia merasa sulit untuk lebih berkembang yang akhirnya memutuskan pulang ke Jakarta pada 2009.


Di Jakarta ia bertemu kembali dengan Santi Alaysius, sahabatnya sesama mahasiswa desain sewaktu di Chicago. Kesamaan visi memutuskan keduanya mendirikan Domisilium Studio. Walau banyak mengerjakan proyek restoran dan hunian, kedua desainer ini sama-sama memilih hotel sebagai proyek favorit mereka. Sebuah Hotel di Jakarta Pusat menjadi salah satu proyek yang paling menyenangkan bagi mereka. Selain penuh dengan detail-detail teknis dan non-teknis yang mampu menyalurkan passion dirinya dan Santi, karakter klien yang sangat bersemangat dan antusias soal desain sangat disyukuri oleh Hamphrey. Dengan filosofi mereka yang client-oriented, ciri Domisilium tidak tampak secara visual pada setiap proyek yang dikerjakannya.